• Dongeng sebagai Pendidikan Bahasa dan Kosakata

     

    Dongeng merupakan cara yang sangat baik untuk mengembangkan daya pemahaman dan bicara, mendengarkan dan berkonsentrasi, mendengarkan dan memperhatikan, serta dapat menambah perbendaharaan kata baru. Bila mendongeng dengan menggunakan buku, maka hal ini merupakan proses belajar membaca dan menulis.

  • Melatih Daya Pikir Anak Lewat Dongeng/Cerita

    Menurut sejumlah psikolog anak, mendongengi anak-anak sejak masa usia prasekolah banyak sekali mendatangkan manfaat bagi perkembangan otak serta mental anak.

    Melatih daya pikir Saat Anda mendongeng, anak biasanya akan mengingat alur cerita serta karakter atau tokoh yang ada dalam cerita yang Anda dongengkan kepadanya. Selain itu, anak juga ditantang rasa ingin tahunya menyangkut apa yang akan terjadi dengan tokoh yang ada dalam cerita. Secara demikian, ini akan melatih daya berpikirnya.
    Merangsang daya visual Dongeng yang Anda ceritakan kepada anak Anda dapat membangkitkan daya visual anak. Ketika Anda, misalnya menceritakan soal api unggun yang dinyalakan, maka anak Anda mungkin saja segera membayangkan suasana gelap dan dingin di mana sejumlah orang berusaha sedang menghangatkan diri mereka dengan nyala api unggun. Pada titik seperti ini, anak sedang mengembangkan daya visualnya.

    Memahami orang lain Berbagai tokoh yang ada dalam dongeng yang Anda ceritakan sedikit banyak akan membuat anak memahami hal-hal tentang adanya berbagai sifat serta ciri dari tokoh-tokoh dalam dongeng. Dengan memahami tokoh-tokoh cerita dengan berbagai sifat dan cirinya itu, anak belajar melihat berbagai perbedaan bahwa setiap individu memiliki perbedaan yang khas, termasuk dirinya sendiri.
    Mengenalkan budaya yang berbeda Cerita-cerita rakyat yang Anda dongengkan kepada sang anak misalnya, bisa menambah pengetahuan anak tentang budaya, nilai, serta tradisi dari berbagai kelompok masyarakat yang berbeda di berbagai kawasan dunia. Ini merupakan salah satu bentuk pendidikan tersendiri bagi anak Anda.

    https://xanax-wiki.com/xanax-drug-interactions/

  • Pendidikan Emosi Anak Dengan Dongeng

     

    Di hampir seratus tahun yang lalu, Thorndike, mengatakan bahwa ada hal lain yang lebih penting daripada IQ. Berkaitan dengan hal ini, Goleman (1995) menyebutkan bahwa IQ hanya menyumbangkan 20% dari kesuksesan individu, 80% dari kesuksesan individu ditentukan oleh kecerdasan emosional.

    Emosi anak harus dididik sejak kecil, misalnya dengan dongeng sehingga anak mengerti tentang cinta, emosi kesedihan, gembira dan sebagainya

Baiklah Kak Kus, bantu saya untuk bisa mendongeng

Daftar Member