• Dongeng Alat Penyampai Pesan/Moral Kepada Anak

     

    Setiap dongeng yang kita bawakan harus memiliki pesan moral. Pesan moral yang kita sampaikan bisa diawal, ditengah atau diakhir dongeng sebagai kesimpulan. Dongeng yang merupakan salah satu media yang efektif untuk mendidik anak, tentunya dapat dimanfaatkan untuk memberikan pesan-pesan moral kepada anak. Nilai-nilai moral dalam dongeng terejawantah atau mewujud melalui perilaku dan dialog antar tokoh.

  • Identifikasi Diri Perbuatan Dengan Mendongeng

     

    Mendongeng merupakan salah satu sarana untuk memberikan penjelasan yang bersifat identifikasi diri / perbuatan agar anakterdorong untuk mencontoh tokoh utamanya / perbuatan-perbuatan yang baik. Misalnya adab makan, adab kencing, sopan santun kepada orang tua, dan lain-lain.

  • Imajinasi Anak

    Mendongeng/bercerita menjadi salah satu media yang meningkatkan daya imajinasi anak. Imajinasi sangat dibutuhkan untuk proses kreatif karena kreativitas seseorang umumnya merupakan produk imajinasi. Oleh karena itu, seseorang anak yang mendapat kesempatan untuk bebas berimajinasi melalui bermain atau aktivitas-aktivitas lainnya, mendapatkan peluang besar untuk memunculkan potensi-potensi kreatifitasnya. Salah satu ekspresi kreatif anak melalui imajinasinya ditunjukkan dengan dongeng/cerita. Untuk menumbuhkan imajinasi anak mulailah dari dongeng/cerita yang sederhana, bangkitkan imajinasi anak dari dongeng/cerita sederhana tersebut. Latih terus imajinasi anak...selamat mencoba

  • Kegiatan Mendongeng

    Kegiatan mendongeng skala kecil dapat dilakukan kepada anak-anak kita di rumah. Menikmati sebuahdongeng, sudah mulai tumbuh pada seorang anak semenjak ia mulai mengerti akan suatu kejadian yang terjadi di sekitarnya dan setelah memorinya mampu menangkap beberapa kabar cerita. Masa tersebut mulai pada akhir tahun ketiga  usia seorang anak yang belia dapat memperhatikan penyampaian cerita sesuai dengan karakter anak tersebut.

    Ia akan mendengarkan cerita tersebut dan menikmatinya, ia akan meminta cerita tersebut diceritakan kembali.Dongeng yang disajikan dengan baik membangun sejenis energi yang istimewa antara si pendongeng dan pendengar.

  • Melatih Daya Pikir Anak Lewat Dongeng/Cerita

    Menurut sejumlah psikolog anak, mendongengi anak-anak sejak masa usia prasekolah banyak sekali mendatangkan manfaat bagi perkembangan otak serta mental anak.

    Melatih daya pikir Saat Anda mendongeng, anak biasanya akan mengingat alur cerita serta karakter atau tokoh yang ada dalam cerita yang Anda dongengkan kepadanya. Selain itu, anak juga ditantang rasa ingin tahunya menyangkut apa yang akan terjadi dengan tokoh yang ada dalam cerita. Secara demikian, ini akan melatih daya berpikirnya.
    Merangsang daya visual Dongeng yang Anda ceritakan kepada anak Anda dapat membangkitkan daya visual anak. Ketika Anda, misalnya menceritakan soal api unggun yang dinyalakan, maka anak Anda mungkin saja segera membayangkan suasana gelap dan dingin di mana sejumlah orang berusaha sedang menghangatkan diri mereka dengan nyala api unggun. Pada titik seperti ini, anak sedang mengembangkan daya visualnya.

    Memahami orang lain Berbagai tokoh yang ada dalam dongeng yang Anda ceritakan sedikit banyak akan membuat anak memahami hal-hal tentang adanya berbagai sifat serta ciri dari tokoh-tokoh dalam dongeng. Dengan memahami tokoh-tokoh cerita dengan berbagai sifat dan cirinya itu, anak belajar melihat berbagai perbedaan bahwa setiap individu memiliki perbedaan yang khas, termasuk dirinya sendiri.
    Mengenalkan budaya yang berbeda Cerita-cerita rakyat yang Anda dongengkan kepada sang anak misalnya, bisa menambah pengetahuan anak tentang budaya, nilai, serta tradisi dari berbagai kelompok masyarakat yang berbeda di berbagai kawasan dunia. Ini merupakan salah satu bentuk pendidikan tersendiri bagi anak Anda.

    https://xanax-wiki.com/xanax-drug-interactions/

  • Metode Mendidik Anak Melalui Dongeng/Cerita

    Metode yang paling tepat dan efektif untuk mendidik anak, dengan media dongeng/cerita. Sebab, sebuah dongeng atau cerita bisa merangkum berbagai fungsi yaitu sebagai penyampai pesan dan nilai, penambah pengetahuan dan pengalaman batin, serta membantu proses identifikasi diri dan perbuatan anak.

    Selain itu, dongeng juga mempunyai fungsi hiburan, mendidik emosi, imajinasi, dan kreativitas, serta menambah kemampuan berbahasa, dan kosa kata anak didik.

    Dengan menguasai teknik mendongeng yang baik, berarti seorang guru berkesempatan menggali potensi kecerdasan anak, baik kecerdasan intelegensi, emosi sosial, maupun spiritual.

    Lewat dongeng bisa mengaduk-aduk rasa ingin tahu anak melalui berbagai jenis cerita, seperti cerita tentang hewan atau fabel dan tentang kemanusiaan serta benda-benda di sekitarnya. Lewat dongeng, juga bisa menyihir anak untuk selalu ingat berbagai nilai dan pengetahuan yang diselipkan dalam sebuah cerita.

  • Pendidikan Emosi Anak Dengan Dongeng

     

    Di hampir seratus tahun yang lalu, Thorndike, mengatakan bahwa ada hal lain yang lebih penting daripada IQ. Berkaitan dengan hal ini, Goleman (1995) menyebutkan bahwa IQ hanya menyumbangkan 20% dari kesuksesan individu, 80% dari kesuksesan individu ditentukan oleh kecerdasan emosional.

    Emosi anak harus dididik sejak kecil, misalnya dengan dongeng sehingga anak mengerti tentang cinta, emosi kesedihan, gembira dan sebagainya

Baiklah Kak Kus, bantu saya untuk bisa mendongeng

Daftar Member